loading...

Alasan Kenapa Anda Harus Berbuat Baik

1. Kesehatan emosional yang baik
Banyak penelitian menunjukkan bahwa kebaikan membuat kita merasa lebih bahagia karena otak menghasilkan dopamin, zat kimia yang berhubungan dengan pikiran positif.
Juga, setiap kali Anda melakukan perbuatan baik, Anda akan merasa baik, karena tubuh akan menghasilkan endorfin. Yaitu zat kimia seperti morfin yang diproduksi sendiri oleh tubuh. Endorfin memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia. Hormon ini diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar hipofisis.

2. Kesehatan jantung terjaga
Tubuh juga akan memproduksi oksitoksin saat Anda berbuat baik atau melakukan kebaikan. Oksitoksin, dikenal juga sebagai 'hormon cinta' karena lonjakan terjadi ketika kita merasa 'jatuh cinta' atau mencintai.
Kondisi tersebut juga menyebabkan pelepasan zat kimia yang disebut nitric oxide. Yaitu zat imia yang berfungsi melebarkan pembuluh darah, sehingga mengurangi tekanan darah. Karena itu, oksitosin bisa juga dikatakan sebagai hormon pelindung kardio atau sistem peredaran darah.

3. Membuat panjang umur
Ada banyak studi ilmiah yang menunjukkan fakta bahwa orang-orang yang baik, altruistik, dan penuh kasih, hidupnya lebih sehat dan lebih lama, serta menikmati kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.
Stephen Post, pimpinan dari Institute for Research on Unlimited Love, yang telah melakukan banyak penelitian tentang altruisme, kasih sayang, dan layanan, menyimpulkan dari penelitian yang dilakukannya itu bahwa ”ketika kita memberikan diri kita, terutama jika kita memulainya sejak muda, semua dari kepuasan hidup hingga realisasi diri dan kesehatan fisik meningkat secara signifikan. Depresi berkurang, lebih sehat, kesejahteraan dan keberuntungan meningkat.”


4. Mengurangi rasa sakit
Setiap kali Anda berbuat baik atau melakukan kebaikan, otak akan memberi hadiah Anda dengan perasaan tenang yang tahan lama. Tindakan kebaikan itu sendiri mampu mengurangi rasa sakit, terutama yang kronis.
Jadi, cobalah untuk melakukan beberapa kebaikan dalam rutinitas harian untuk meningkatkan kesehatan dan memastikan kebahagiaan Anda.

5. Mengurangi kecemasan
Manfaat lain yang menakjubkan dari berbuat baik dan penuh kasih adalah dapat mengurangi kecemasan dan membantu Anda menjadi orang yang lebih bahagia.
Dalam satu studi yang dilakukan oleh University of British Columbia, para peneliti menugaskan orang dengan tingkat kecemasan tinggi untuk berbuat baik atau melakukan kebaikan yang sederhana, seperti membukakan pintu untuk orang lain, membeli makan siang untuk seseorang, atau bahkan menyumbang untuk amal, setidaknya enam kali dalam seminggu, untuk jangka waktu empat minggu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melakukan hal-hal baik untuk orang lain menyebabkan peningkatan suasana hati yang positif secara signifikan pada orang lain. Hal ini juga menyebabkan peningkatan dalam kepuasan hubungan dan penurunan penolakan sosial kecemasan sosial individu.

6. Menciptakan kebahagiaan
Studi tahun 2005 dari Hebrew University di Jerusalem menemukan hubungan antara kebaikan dan gen yang melepaskan dopamin, sebuah neurotransmitter di otak yang akan memastikan Anda untuk memiliki suasana hati yang baik.
Juga, Alan Luks menyebutkan di dalam bukunya, The Healing Power of Doing Good, yang diterbitkan pada tahun 1991, bahwa mereka yang suka menolong orang lain merasakan sensasi fisik yang berbeda ketika sedang berbuat baik. Banyak juga yang melaporkan merasa lebih energik, hangat, tenang dan lebih nyaman dengan dirinya saat melakukan kebaikan."

7. Dapat membantu orang lain
Studi menunjukkan bahwa terlibat dalam berbagai tindakan kebaikan, meskipun pasif, akan meningkatkan kadar serotonin di otak. Neurotransmitter ini bertanggung jawab untuk menciptakan suasana hati yang bagus.



Created by Franc Manurung

0 Comments

Leave a comment

Facebook   Twitter   Instagram   Linkedin   Email   Google+   Whatsapp   Google+   Youtube